KAMUS ISTILAH SENI RUPA

Kamus Seni Rupa

A
Abstrack (ing), Abstrait (Pr) adalah suatu pernyataan seni yang tidak berorientasi pad aide atau bentuk yang menunjukkan ciri-ciri dari sesuatu yang nyata seperti realitas.
ABBOZZO: adalah rancangan, persiapan atau sket sebagai bentuk gambaran kasar yang dikerjakan sewaktu akan melukis atau mmebentuk patung.
APRESIATOR: adalah seseorang yang secara sadar berupaya menggali ide-ide untuk mengamati, mengenal secara akrab dan menghayati serta mampu berpendapat sebagai uapaya untuk memberikan penilaian pada sebuah karya seni.
ADAPTASI: adalah suatu proses kerja seniman dalam berkarya yang bertolak dari cara menyesuaikan, dimana suatu bentuk karya seni tertentu dipergunakan sebagai pijakan untuk mendapatkan suatu bentuk karya yang sesuai dengab teknik, bahan atau media yang dihadapinya.
ART NOUVEAU: menurut bahasa prancis diartikan: seni gaya baru, yaitusebuah gaya dalam seni lukis yang berkembang sejak tahun 1893 sampai kurang lebih tahun 1905. gaya ini didasarkan pada garis lengkung panjang serupa carang. Semula merupakan hiasan bangunan-bangunan ciptaan Vietor Horta di Brussel. Kemudian dikembangkan diberbagai negara, terutama oleh orang-orang seperti: Henri Van De Velde. Gaya ini di Jerman disebut: Jugendstil dan di Itali disebut Stile Liberte.
APRESIASI: berasal dari bahasa Belanda ”Appreciatie” atau bahasa Inggris “Appresiation”: mengerti dan menyadari sepenuhnya seluk beluk sesuatu hasilseni serta menjadi senditif terhadap segi-segi estetiknya. Sehingga mampu menikmati dan menilai karya tersebut dengan semestinya.
A SYMMETRY (Ing): adalah suatu kedudukan yang tidak sama atoau tidak setangkup, atau dalam pengertian lain adala penolakan atau lawan dari simetris, yaitu suatu keseimbangan formal.
AVENT GARDE (Ing) – VANGUARD (Pr): adalah suatu lepoloporan dibangkitkan dari seseorang atau kelompokkecil dalam memberikan jawaban berupa pemikiran yang inovetif. Di mana ide-idenya bisa memperoleh arah yang jelas serta bisa diterima oleh masyarakat luas.
ARMATURE: adalah bingkai terbuat dari metal yang digunakan para pematung sewatu mengerjakan modelling. Bingkai tersebut digunakan untuk menahan beban tanah liat yang masih besar agar beban atau perenggangan (perubahan bentuk) tidak terjadi.
B
BIOMORPHIC Art (Ing): adalah karya seni rupa abstrak dengan bentuk-bnetuk yang berasal atau bersumber dari bentuk kehidupan organik, hal ini sebagai perimbangan atau sebagai lawan dari yang sudah umum, yaitu bentuk-bentuk geometrik.
BARIK: adalah suatu kualitas permukaan suatu bahan, di mana kesan yang ditimbulkan akan tampakkehalusan atau kekasanannya, dan atau memberikan kesan yang sangat khas.
BIDANG: adalah salah satu unsur seni rupa yang berujud permukaan dua dimensi (dua mantra), yaitu yang dibentuk oleh hubungan lebih dari dua garis lurus.
BIDAL: adalah ungkapan sejenis peribahasa yang berisi nasehat-nasehat baik.
BATIK: lukisan pada kain mori dengan menggunakan lilin atau malam, dibantu dengan alat yang disebut Canting.
BATIK: batik adalah teknik menggambar di atas kain mori (kain putih) dengan malam yang kemudian dicelupkan dengan pewarna tertentu. Batik dlam pengertian teknis ini dikemukakan oleh pakar Batik dari Yogyakata: Kuswardji Kawendrasusanto berasal dari kata bahasa Jawa “Mbatik” yang terdiri dari kata ngembat yang artinya melempar dan tik yang artinya titik. Jadi batik atau Mbatik adalah melontarkan atau melemparkan titik-titik berulang kali pada sehelai kain putih.
C.
CHIAROSCURO (It): adalah suatu pengetahuan tentang pemahaman pembagian tingkat kualitas gelap terang, di dalam seni lukis. Dengan cara memanfaatkan kekuatan kontras dari tone warna, sampai pada kualitas representasi; mulai dari kecermelangan yang kuat sampai dengan efek bayangannya.
CLASSIC (Ing): adalah istilah untuk menunjuk pada setiap karya seni dari setiap periode yang memiliki kualitas yang sempurna, pada umumnya dicapai pada masa puncak suatu periode atau gaya tertentu.
CLASSIAL ABSTRACTION (Ing): adalah faset-faset abstrak yang dikerjakan secara tidak spntan artinya bentuk dan warna hadir lewat aplikasi-aplikasi intelek (pikir) serta lewat seleksi yang kering.
CLASTICAL: penggolongan karya seni Yunani kuno dan karya seni Romawi atau juga termasuk karya-karya yang kemudian, namun merupakan penjelmaan kualitas harmoni, simetri, serta balance dari yang tersebut di atas.
CARTOON (Ing)- CARTONE (It):
1. adalah film gambar tangan yang lucu.
2. adalah gambar-gambar yang lucu yang berisikan sindiran atau anekdot untuk mengungkapkan peristiwa-peristiwa yang aktual beserta tokoh-tokoh yang menjadikan fokus perhatian.
CANVAS (Ing): adalah media seni lukis yang berupa bentangan kain pada bingkai kayu yang dibuat dari serat nanas, katun, atau dari serat rami. Lukisan di atas kanvas ini sudah dikenal sejak zaman dahulu, tetapi canvas seperti yang dikenal sekarang mulai disenangi pelukis sejak abad XVI.
CALLIGRAPHY (Ing): Kaligrafi: adalah bentuk tulisan indah serta bagus yang dikerjakan dengan pena atau kuas di atas kertas atau bidang gambar yang lain. Pada perkembangannya teknik melukis indah ini diartikan lenbih luas, yaitu bentuk-bentuk linier di dalam pola tertentu atau pola bebas berupa teknik sapuan kuas yang ritmis.
COULEUR (Pr): adalah warna atau pigmen.
COLOUR (Ing): adalah warna atau pigmen.
CONTRAST (Ing): adalah kontras
COMPOSITION (Ing): dari kata kerja TO COMPOSE (Ing): komposisi.
D
DRAWING (Ing): adalah representasi suatu imaji dengan menggunakan pena, pensil, kapur, crayon atau cat di mana karakteristiknya terletak pada garis.
Drawing biasanya dikerjakan secara cepat, spontan dalam menanggapi imaji atau emosi.
DESIGN (Ing): adalah perencanaan atau rancangan yang dimaksudkan sebagai hasil susunan garis, bidang, warna atau elemen formal lainnya. Design bisa berdiri sendiri sebagai karya jadi atau sebagai skets.
DESAIN:
Design (Ing), Designare (La) adalah rancangan berupa gambar atau sketsa yang melibatkan unsur-unsur visual seperti garis, bentuk, barik (tekstur) dan warna.
DIORAMA: adalah hasil karya seni rupa yang bentuknya merupakan kombinasi (perpaduan) antara lukis, relief dan patung. Pada umumnya melukiskan (memvisualisasikan) suatu peristiwa atau kejadian.
DISTORSI: ialah melukiskan obyek dengan teknik melebih-lebihkan dan menonjolkan bagian bentuk benda yang ingin di fokuskan.
DESAIN:
1. Desain berasal dari kata bahasa Inggris. Design yaitu suatu kegiatan merancang, mencipta bentuk, susunan, garis, bentuk (bidang), warna (nada) dan tekstur, termasuk pula memilih dari pada unsur-unsur tersebut yang kemudian menggarap, mengolah dan membentuknya mewujudkan suatu “bentuk ciptaan” yang mengandung kaidah, rasa nilai estetik dari ujud tersebut.
2. Suatu rancangan, pola dua maupun tiga dimensi, memilih dan menyusun, memecahkan masalah yang bertujuan menciptakan susunan atau organisasi.
DEFORMASI: deformasi terdiri dari kata dengan berarti tidak dan formasi berarti susunan. Deformasi adalah melukiskan obyek dengan teknik melepaskan bagian-bagian benda (obyek) dari susunannya.
DECORATE (Ing): adalah suatu keterampilan seni menghias, yaitu suatu cara untuk memberikan gambar atau menyusun elemen visual untuk membuat penampilan dari sesuatu semakin berarti..
E
EMOSIONAL: adalah sebuah ungkapan yang berhubungan dengan emosi, yaitu perasaan batin yang diungkapkan secara menonjol (berlebihan).
ESTETIKA: berasal dari kaat bahasa Yunani Aesthesis yang artinya perasaan atau sensitivitas. Kemudian berkembang dan dimengerti sebagai ilmu pengetahuan yang bersifat filosofis tentang seni.
EXPERIENCE (Ing): adalah aktualisasi interaksi keseharian dengan lingkungan di mana penghayat hidup yang meliputi aspek-aspek Geografis, Sosial ekonomi, sosial, kemasyarakatan, politik, agama, teknologi, ilmu pengetahuan dan pendidikan.
F
FIGURE (Ing): adalah gambaran atau bentuk yang sesuai dengan ujud obyek, seperti ujud dari gambaran manusia, binatang atau benda-benda alam.
FIGURATIVE (Ing): adalah melukiskan obyek-obyek yang mengibaratkan dari rupa-rupa manusia, hewan atau benda-benda alam lainnya.
FOCUS OF INTEREST (Ing): adalah suatu cara dalam seni rupa, utamanya untuk mengkomposisikan unsur-unsur visual menjadi karya seni lukis dalam pengorganisasian harus dapat menunjukkan sesuatu yang menjadi pokok perhatian, perhatian utama yang dapat menunjukkan maksud menunjukkan maksud yang ingin disampaikan pelukisnya.
G
GAMBAR ILUSTRASI: pengertian ilustrasi adalah menggambarkan, menjelaskan atau menghiasi. Ilustrasi sebagai gambar adalah sebuah bentuk pelukisan yang mengungkapkan suatu kejadian, menjelaskan suatu keterangan, atau sekedar sebagai gambar yang berdiri sendiri.
GALOP: adalah jenis tari yang populer sekitar abad XIX di Jerman dan Prancis. Tarian ini dalam birama dua yang tampak cepat gerakannya.
GAYA: style (Ing) adalah corak atau warna yang memiliki ciri yang khas yang tampak sebagai bentuk pembeda kualitas yang selalu tampak atau terasa dalam setiap bentuk karya seni.
H
HARMONY IN DIVERSITY (Ing):adalah adanya sifat dari kekontrasan yang tidak mutlak, kontras dalam arti berlawanan.tetapi ada kontras yang diistilahkan “Keselarasan dalam perbedaan”.
HIGHLIGHT (Ing): adalah bidang atau bagian yang berwarna paling cemerlang (terang) atau kuat warna cerahnya dalam lukisan untuk memberikan emphasis atau untuk memperkuat bentuk.
I
ILLUMINATION (Ing): adalah gambar hiasan atau dekorasi pada naskah-naskah, pola hiasan ini mmepunyai ciri kecantikan klasikal.
IMPASTO (It): adalah campuran atau cat tebal yang dioleskan diatas canvas atau panel yang menggunakan alat pisau palet.
IDEAL ART (Ing): adalah konsep seni yang berusaha mewujudkan pemikiran yang sempurna dalam melukiskan figur menusia dengan cara mengadakan seleksi serta mempercantik. Adapun dasar pemikiran ini adalah Platonic.
IMPRESIONESME (Ing): adalah aliran dalam seni rupa yang penuangan ide lebih mementingkan adanya kesan cahaya, mengabaikan garis dan bentuk.
INTERIOR (Ing): penataan ruang dalam.
IRRADIASI: adalah efek-efek tipuan optik yang menyebabkan suatu permukaan berwarna nampak berukuran lain dari ukuran yang sebenarnya. Sebuah warna putih persegi di atas warna hitam akan nampak lebih besar dibanding dengan warna hitam yang berukuran sama.
ISOLASIONISME: adalah pandangan yang mengatakan bahwa untuk mengapresiasikan sebuah karya seni (Rupa) kritikus cukup mengamati karya (visualisasi) tanpa mengaitkan (mempertimbangkan) dengan fakta-fakta historis, biografi seniman dan lain-lain.
INTARSIA: Marquerite adalah mosaik yang menggunakan potongan-potongan kayu tipis berwarna yang ditempelkan pada papan berwarna lain, sehingga membentuk sebuah lukisan.
ILUSTRASI: adalah segala sesuatu yang berfungsi menerangkan, memperjelas, menghidupkan, atau memperidah suatu situasi atau suasana. Situasi atau suasana itu bisa berujud tulisan, tarian atau drama. Adapun bnetuk ilustrasi itu dapat berupa suara (musik), gambar atau bentu-bentuk visual lainnya.

K
KRITIK SENI: adalah uraian, penafsiran, dan penentuan nilai terhadap karya-karya seni.
KEINDAHAN: adalah sejumlah kualitas yang terkandung dalam sebuah karya seni yang mampu ditimbulkan oleh adanya kesatuan (Unity), keselarasan (nilai harmoni), kesetangkupan (Symmetria), keseimbangan (Balance) dan pertentangan/perlawanan (Contrast).
KAKEMONI (Jp): adalah istilah dalam seni rupa tradisional Jepang yang berarti gambar yang digulung. Pada sisi atas dan bawah terdapat sebatang kayu/bambu sebagai penjepit dan bisa di gantung pada dinding atau digulung bila tidak sedang di tanggalkan.
KERAMIK BAKARAN RENDAH: adalah semua benda-benda keramik yang dibakar dan dapat mencapai suhu pembakaran antara 9000 c dan sampai 10500c.
KERAMIK BAKARAN TINGGI: adalah semua barang-barang keramik yang dibakar hingga mencapai suhu pembakaran antara 12500c dan 13500c atau lebih.
KRAMIK: adalah semacam benda-benda yang dibuat dari tanah liat, setelah kering kemudian dibakar hingga berpijar sampai suhu pembakaran tertentu.
KISAH: adalah cerita yang berkaitan dengan riwayat atau perjalanan hidup orang atau binatang.
KONVENSIONAL: conventional (Ing) adalah sesuatu yang dianut atau dilakukan atas dasar kebiasaan atau ketentuan yang tidak tertulis.
KONTRAS: adalah suatu perbedaan yang bila dibandingkan akan tampak lebih jelas.
KLEUR (BI): adalah warna atau pigmen.
KOMPOSISI: Composition (Ing) yang dibentuk dari kata kerja, yaitu suatu kegiatan seni yang berarti mengarang, menyusun atau mengubah untuk mewujudkan keindahan tertentu.
KONTRAS: Contrast (Ing) dalah sesuatu yang bertentangan, berlawanan, atau pasangan yang tidak sepaham. Dalam bahasa Jawa disebut: Cengkah.
KREATIF (Orang): adalah orang yang memiliki kemampuan menampilkan ide-ide baru. Kreasi atau ciptaan yang berupa hasil seni adalah simbul ide.
KREATIFITAS: adalah kemampuan yang menakjubkan untuk memahami dua kenyataan yang saling berbeda tanpa keluar dari bidang pengalamannya dan menemukan cahaya terang dengan membanding-bandingkannya.
KONTEKSTULISME: adalah pandangan yang mengatakan bahwa untuk mengapresiasi sebuah karya seni (rupa) kritikus harus mengetahui konteks atau setting dari karya yang sedang diamati.
KARAWITAN: adalah musik Indonesia yang bersistem nada non diatonis yang penggarapannya telah menggunakan sistem notasi, warna suara, ritme, memiliki fungsi, sifat, patet, dan aturan garap dalam bentuk sajian instrumentalia, vakalia dan campuran, enak didengar untuk dirinya sendiri dan orang lain.
KERAMIK: adalah salah satu rumpun seni rupa yang menggunakan media ekspresi dari tanah liat yang pembuatannya melalui proses pembakaran.
KOMPOSISI: komposisi berasal dari kata bahasa Inggris: Compositiomn yaitu merupakan pemikiran manusia (konsep) yang diterapkan di dalam kelompok panggung dengan menggunakan penekanan (emphasis), stabilitas, rangkaian (sekwen), dan keseimbangan (balans) untuk mencapai kepuasan pernyataan naluriah dan keindahan.
KERATIFITAS: adalah kemampuan manusia yang dapat membantu kemampuan-kemampuan (potensi) yang lain, sehingga keseluruhan dapat mengintegrasikan stimuli-luar (faktor eksternal) dengan stimuli-dalam (faktor internal) hingga tercipta sesuatu kebulatan yang baru.
KRITIK SENI: adalah uraian, penafsiran, dan penentuan nilai terhadap karya-karya seni.
KOREOGRAFIS: kata penunjuk untuk suatu sifat dari susunan atau gubahan tari.
KERAJINAN: adalah suatu kegiatan yang erat kaitannya dengan seni rupa, tetapi pada pelaksanaannya lebih ditekankan pada kecakapan yang sepenuhnya pada keterampilan tangan.
KARYA: krya (Skt) adalah istilah untuk menunjukkan buah pekerjaan atau buatan, sering kali diistilahkan dengan garapan.

M
MEMBUTSIR: adalah kegiatan mencipta karya seni rupa tiga dimensi dengan bahan lunak, yang dikerjakan dengan telapak tangan dan alat-alat bantu lainnya.
MENGGAMBAR BENTUK: adalah salah satu jenis kegiatan teknik menggambar dengan menitik beratkan pada kemiripan/kesesuaian bentuk obyek dengan hasil gambar.
MENGGAMBAR ILUSTRASIF: adalah kegiatan menuangkan ide dalam bentuk gambar yang difungsikan sebagai penegasan keterangan, melukiskan keadaan atau kejadian.
MENGGAMBAR PERSPEKTIF: menggambar perspektif adalah suatu cara/teknik menggambar obyek yang berkesan tiga dimensi pada bidang datar.
MENGGAMBAR PERSPEKTIF: adalah suatu cara menggambarkan obyek yang berkesan tiga dimensi atau memiliki kesan kedalaman pada bidang datar.
MODERN ART (Ing): adalah suatu sikap batin seniman yang menolak adanya ikatan-ikatan serta pengaruh dari seni yang sudah pernah ada, yaitu dalam arti mengikuti konsep-konsep lama yang telah mendapat pengakuan umum.
MONUMEN: adalah suatu bangunan yang didirikan untuk memperingati suatu peristiwa atau jasa seseorang atau untuk menjadi pengingat akan sesuatu pandangan keagamaan atau nilai-nilai tertentu.
N
NATURALISTIK: adalah suatu kerja seni yang dalam perwujudannya menitikberatkan pada teknik (skill) dan kecekatan tangan yang tinggi; hasilnya menekankan pada kepiawaian menguasai teknik yang hasilnya persis dengan modelnya.
NON FIGURATIF: adalah lawan dari figuratif, yaitu gambar atau motif yang melukiskan sesuatu tanpa bertolak pada obyek tertentu. Tetapi hanya penyusunan bidang, garis atau titik yang membentuk motif-motif yang bersifat geometri.
NON REALISTIS: adalah tidak realistis, yaitu suatu gambaran yang diangkat sebagai obyek karya seni tidak berdasarkan kenyataan, tetapi telah diolah menjadi suatu yang fiktif.
O
OBJEK: object (ing) adalah sesuatu yang dituju, atau menjadi sasaran.
OBJEKTIF: objective (Ing) adalah sesuatu yang dapat dikembalikan pada kenyataan, atau sesuatu yang berdasarkan pada kenyataan.
ORIGINALITY (Ing): sesuatu yang masih asli, murni. Belum mengalami perubahan. Karya seni yang orsinal adalah yang asli, bukan hasil rubahan atau tiruan.
ORNAMEN: adalah hasil usaha pengisian bidang yang didorong oleh tuntutan-tuntutan estetika dan spiritual.
R
REALITAS: adalah suatu gambaran tentang kenyataan yang diangkat dari kehidupan sehari-hari.
Relief: dalam bahasa Inggris diartikan sebagai gambar timbul, yaitu karya seni yang diwujudkan dalam dua/tiga dimensi. Secara teknis adalah untuk membentuk permukaan yang menonjol (timbul) dan permukaan yang berongga.
Relief (Ing): adalah kenis karya seni rupa iga dimensi yang nilai perwujudannya ditekankan pada penataan dalam dan dangkalnya (timbul atau dalam) suatu permukaan.
RELIEF TEMBUS: adalah suatu gambar timbul yang dalam mewujudkan obyeknya dengan jalan mengikis bidang dasarnya sehingga berlubang.
RELIEF TINGGI: adalah suatu gambar timbul yang perwujudan obyeknya lebih tinggi atau muncul dari permukaan bidang relief.
REALISTIS: adalah suatu kerja seni yang dalam perwujudannya yang menitikberatkan pada kenyataan (realita) yang diangkat dan di tangkap seperti apa adanya.
P
PATUNG DADA Bust (Ing) : adalah jenis patung manusia yang dibentuk dari kepala sampai sebatas dada.
PROPORSI Proportion (Ing) : adalah pengertrapan kesesuaian yang wajar dari ukuran panjang pendek, besar kecil atau banyak sedikitnya bagian satu dengan bagian yang lain.
PERSPEKTIF Prospetiva (It) : adalah suatu penggambaran obyek yang menampakkan kedalaman, secara ilmiah perspektif sebagai kajian ilmu telah dipelajari sejak jaman Renaissance di Itali.
PATEN (Ing) : adalah sesuatu yang difungsikan sebagai contoh, maka untuk membuat benda, gambar atau gerak yang sama melakukan peniruan seperti contohnya.
PERSPEKTIF BURUNG : adalah penggambaran obyek yang menampakkan kedalaman yang berkesan gambar obyek tersebut tampak jauh ke dalam, atau berkesan seolah-olah kita terbang di atas obyek tersebut.
PENGGAYAAN : adalah kata lain dari Stilasi artinya mengubah bentuk asalnya untuk mendapatkan bentuk baru yang artistik agar cocok dengan ide yang akan di ungkapkan.
Pigmen : adalah pewarna yang bisa larut dalam cairan pelarut. Bahan pelarutnya bisa air atau minyak. Pewarna yang berupa bubuk setelah diberi pelarut, siap digunakan untuk keperluan-keperluan tertentu sehingga berbentuk pasta atau cairan. Contoh cat pigmen adalah cat minyak warna celup, cat air, cat pelekat dan akrilik.
POLIKHROMATIK : adalah campuran warna-warna terdiri dari adal warna murni lebih dari satu macam.
POSTER : adalah berasal dari kata bahasa Inggris : to post yaitu karya seni rupa yang tergolong dalam jenis reklame yang berisi pengumuman, anjuran, ajakan, peringatan atau slogan yang ditujukan pada masyarakat luas.
PROPORTION (Ing) adalah suatu perimbangan atau perbandingan untuk menentukan suatu bentuk agar mempunyai kesesuaian dengan unsur-unsur lainnya dalam suatu kesatuan.
POP ART (Ing) adalah aliran atau bentuk ungkapan seni yang lahir di Inggris pada tahun 1950-an, kemudian berkembang di Amerika Serikat. Image dari seni ini timbul dari masa media, iklan, komik aneh-aneh serta distorsi yang berlebih-lebihan.
PERSEPSI APRESIATIF : adalah suatu proses apresiasi yang melihat suatu obyek estetik tanpa dikaitkan dengan hal-hal yang berada di luar obyek itu sendiri.
S
SUBJECT METTER: Subject Metter pada umumnya disebut juga sebagai Tema bisa juga disebut sebagai Pokok Soal. Inti yang ingin dikemukakan/dikomunikasikan dari setiap karya seni.
SUBYEKTIF: Subjective (Ing) adalah sesuatu yang dinilai menurut pandangan sendiri, atau tidak menurut kebenaran-kebenaran umum (kenyataan).
SUBJECT-PICTURE (Ing): adalah suatu pelukisan atas kejadian dalam kehidupan sehari-hari.
SENI LUKIS MODERN: adalah karya seni lukis yang diciptakan oleh seniman yang mempunyai sikap batin yang menolak kaidah-kaidah (aturan-aturan) dalam seni lukis yang sudah ada dan pernah ada sebelumnya.
SENI: 1. Menurut Ki Hajar Dewantara: seni yaitu segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaan dan bersifat indah, hingga dapat menggerakkan jiwa manusia.
SABLON: adalah suatu bentuk teknik mencetak yang prosesnya melalui screen (kain penyaring tinta).
SENI IMITASI: adalah seni sebagai tiruan alam, seni itu dihasilkan atas dasar tiruan dari alam, apakah meniru bentuknya,rupanya, sifatnya, keadaannya atau yang lain. Pada dasarnya seni imitasi berpusat pada hubungan yang jelas antara pekerjaan seni dengan obyeknya. Seni itu tercipta setelah ada pengamatan terhadap obyek dari alam, artinya pengalaman batin yang diperoleh pencipta adalah pengalaman lantaran impresi, kemudian pengalaman itu diungkapkan dalam bentuk perlambangan yang ujudnya mirip dengan alam.
SENI EKSPRESI: adalah seni sebagai ungkapan pengalaman perasaan yang tumbuh dari dalam hati sanubari. Dalam hal ini yang menjadi pusatnya adalah hubungan antara pekerjaan seni dengan kreasi, sedangkan kreasi itu sendiri tumbuh dari adanya imitasi menjadi imajinasi. Oleh karena itu bentuk perlambangan yang terungkap adalah baru, artinya tidak akan menyerupai yang ada pada alam. Seni itu tercipta atas dasar kreasi yang tumbuh dari dalam diri penciptanya.
SHADES: adalah deretan warna gelap.
SIMUL TANEOUS (Ing): simultan
STYLE (Ing): adalah corak atau ciri yang memiliki spesifikasi tersendiri atas bentuk penampilan karya seni, sering kali di pahami sebagai gaya.
SENI: adalah produk jenis perilaku manusia yang khusus: penggunaan imajinasi secara kreatif untuk membantu kita menerangkan, memahami, dan menikmati hidup.
T
TINTS : adalah deretan warna cerah
TONE : adalah dalam seni rupa diartikan sebagai deretan warna nada.
TEKSTUR : adalah dalam bahasa inggris disebut texture yang mempunyai pengertian secara umum adalah Rasa bahan, yaitu kasar atau halusnya suatu permukaan karya seni oleh karena akibat bahan atau teknik pengerjaannya.
TEKSTUR (Ing) : adalah rasa bahan atau di sebut dengan istilah Barik.
U
UNITARY (Ing) : adalah sebutan dari empat warna dasar yang merupakan warna persatuan, yaitu : Merah, Kuning, Hijau dan Biru atau sering kali disebut dengan warna Primer.
Z
ZIGZAG (Ing) : adalah desain garis yang dibentuk secara tajam membelok-belok. Dalam istilah Jawa disebut : Untu Walang.
ZINCOGRAPHY (Ing) : adalah kepiawaian dalam mengukir seng

Daftar istilah seni rupa

Disusun oleh:
Adjat Sakri, Mocthar Apin, Sanento Yuliman, G. Sidharta, dan A. Subarna (Penerbit ITB, Bandung, 1985)

A
abstract, sari ; abstrak
accessory, lengkapan
advertisement, iklan ; reklame ; pariwara
advertising, periklanan
alloy (v.), melakurkan
alloy (n.), lakuran
analogous color, warna karib
analogy, kias ; analogi
antique, kuna ; antik
antiquity, 1. kekunaan ; keantikan. 2. barang kuna ; barang antik
apparatus, radas
appliance, peranti
application, penerapan
arc, busur
arch, torana
archaic, bahari ; buhun
armature, tulang ; tulangan ; ragangan
artifact ; artefact, 1. barang. 2. barang tinggalan
assemble(v.), 1. merakit. 2. merancam
assemblage, rancaman
assembly, rakitan
asymmetrical, senjang
asymmetry, kesenjangan
atmospheric perspective, perspektif, ilam

B
background, latar belakang
balance, keimbangan ; keseimbangan
balanced, imbang ; seimbang
balustrade, langkan
barrel vault, sungkup pasu
bird’s eye view, tampang burung
body, tubuh ; badan
book cover, sampul buku
brightness (color), kecerahan ; cerah
brilliancy (color), kecerlangan ; cerlang
bronze, 1. perunggu 2. perada
burnish (v.), mengupam ‘ menyangling
buttres, banir

C
camera, kamera
caricature, karikatur ; gambar sindir
cartoon, 1. gambar cura ; kartun 2. pola
chroma, lihat intensity
circular, bundar
classic(n. ; adj.), klasik
classical, klasik
coating, saput ; lapisan ; saduran
code, sandi
color, warna
colorant, pewarna
color printing, cetak warna
color separation, 1. pisahan warna. 2. pemisahan warna
color sequence, runtunan warna
color tone, nada warna
combination, 1. gabungan ; kombinasi. 2. penggabungan ; kombinasi
combine(v.), menggabungkan ; mengombinasikan
complementary color, warna penggenap
component, suku ; komponen
compose (v.), menggubah ; menganggit
composite, majemuk ; berkarang
composition, lihat structure
compound, lihat composite
comprehensive (layout), purnatak
concave, cekung
concept, konsep
construction line, garis pengaram ; garis konstruksi
container, wadah ; bejana
continuous, jujuh
contour, lihat outline
contrast, kecengkahan ; kontras
contrast (v.), mencengkahkan ; mengontraskan
contrasting, cengkah
convex, cembung
craftsman, pekria
crafts, kria
create (v.), mencipta
creation, 1. penciptaan. 2. ciptaan
creative, bercipta ; berdaya cipta ; binekas
creativity, daya cipta ; kebinekasan

D
dark color, warna gelap ; warna tua
deep color, warna pekat
design(n.), 1. ripta ; desain. 2. rancangan
design (v.), 1. meripta ; mendesain. 2. merancang ; mendesain
designer, 1. peripta ; pendesain ; penggubah ; penganggit. 2. perancang ; pendesain
detail(n.), 1. rinci. 2. penggalan ; cuplikan ; nukilan
detail (v.), merinci
detailed, terinci
device, gawai
diagram, diagram
dimension, matra ; dimensi
display(v.), memajang
display (n.), 1. pajangan. 2. pemajangan
draftsman, penggambar
dye, celup
distort (v.), memiuhkan
distorted, terpiuh ; berpiuh
distortion, pemiuhan
dome, kubah
dummy, imak buku
dynamic, cergas ; dinamis

E
easel, sagang
edit (v.), menyunting
edition, terbitan
editor, penyunting
elastic, kenyal ; menganjal ; (me)lenting ; elastis
elegant, anggun
element, unsur
elevation, serenjang
elevator, renjing ; perenjong
ellipse, jorong ; elips
embossed printing, cetak timbal
equipment, perlengkapan
ergonomics, ergonomi
etching, etsa
exotic, garib
expression, 1. ungkapan. 2. pengungkapan

F
factory, kilang ; pabrik
faded, malis
feeling, perasaan
fiber, serat
figure, sosok
finished layout, lihat comprehensive
finishing, perampungan
flat, papar ; leper
flexible, luwes ; lentur ; lemas
flow chart, diagram alir
flying buttress, banir layang
folder, selipat ; folder
foreground, latar depan
foreshortened, centet
form, bentuk ; ganta
frame, bingkai
function, tugas ; peranan ; faal ; fungsi

G
genius, kertiyaan ; jenius
gesture, isyarat
glossy, sega
graph, graf ; grafik
graphics, gambar teknik ; gambar mistar
grease-rack view, tampak kodok
grey, dauk ; abu-abu ; kelabu
grid, jejala

H
harmonious, selaras ; serasi
harmony, keselarasan ; keserasian
hole, lubang ; saung ; korok ; tebuk ; liang
hue, rona

I
icon, pratima ; ikon
idea, gagasan
ideation, penggagasan
ideal, 1. angan-angan ; idaman. 2. mengangan-angan ; ideal
idealform, bentuk idaman ; bentuk ideal
illustrate(v.), membuat ilustrasi
illustration, ilustrasi
illustrator, illustrator
image, santir
imbalance, imbal
instrument, alat
intaglio, cetak dalah ; intaglio
intensity (color), kejenuhan

J
jewelry, perhiasan

K
key (color), laras
knockdown (furniture), ungkahan

L
labile, limbung
layout(n.), atak
layout(v.), mengatak
level, aras
lift, lihat elevator
light-dark, lindap
lightsensitive, peka cahaya
line, garis
lineengraving, klise garis
lithography, cetak batu ; litografi
localcolor, warna diri

M
magenta, magenta
makeup(v.), mematut
makeup(n.), patutan
manufacture(v.), mengilang ; memabrik
manuscript, naskah
maquette, imak ; maket ; model
marble, pualam
margin, sembir
mark, markah
mass, pukal ; bingkah
massive, pejal ; kimpal
masterpiece, adikarya
material, bahan ; ramuan ;perawis
means, alat ; sarana
medium, pantara ; medium
mimeography, cetak stensil ; mimeografi
mock-up ; imak
model, imak ; model
monolithic, iras
monument, kirti ; monumen
monumental, megah ; monumental
motive ; motif, ragi ; motif
mould, acuan ; kelebur

N
network, jejaring
neutralcolor, warna netral
nuance, nuansa
nude, bugil ; telanjang ; urian

O
oblong, persegi panjang
octagon, astakoma
offsetprinting, cetak offset
olive (green), zaitun ; zait
opaque, kedap
outline, blabar
oval, bundar telur
overlapped, tumpang-tindih

P
package(v.), mengemasi
packaging, 1. kemas. 2. kemasan. 3. perkemasan
pale, lihat faded
passé-partout, lembidang
pasteup (layout), atak tempel
pentagon, pancakona
perceive(v.), mencerap
perception, 1. cerapan. 2. pencerapan
perforation, tembuk ; perforasi
photograph, foto
photography, fotografi
picture, gambar
pigment, pigmen
plan, 1. rencana. 2. denah
plan(v.), merencakan
plane, bidang
plastic, 1. lentuk. 2. plastik
plasticity, kelentukan
point, titik
polish(v.), mengupam
portraiture, potret
potter, panjunan
present(v.), menghidangkan ; menyajikan
presentation, 1. sajian. 2. penyajian
primarycolor, warna pratama
print(v.), mencetak
printinghouse, percetakan
profile, tampang
principle, asas ; prinsip
process, proses
proportion, kesebandingan
prototype, purwakarya ; prototip
publication, 1. terbitan. 2. penerbitan
publish(v.), menerbitkan
publisher, penerbit
publishinghouse, penerbit

R
relic, tirkah ; relik
relief, kumai ; relief
represent(v.), mencitrakan
representation, 1. citra. 2. pencitraan
rhythm, irama
rough (surface), kasap ; purut
roughlayout, atak kasar

S
saturation (color), lihat intensity
scan(v.), memayar
scene, adegan ; adekan
scale, skala
schedule, jadwal
schema, bagan
school, mazhab
sculpture, patung ; arca ; pratista
secondary color, warna dwitia
sensitive, peka
sequence, runtunan
serigraphy, cetak tapis ; serigrafi
shape, raut
shoprough, atak kerja
sign, tanda
silkscreen, cetak tapis
size, ukuran
sketch(n.), melakar ; mensketsa
sketch(v.), lakar ; sketsa
smooth (surface), lelas ; licin
space, 1. ruang. 2. rongga. 3. ruangan
specification, 1. pertelaan. 2. pemertelaan
specify(v.), mempertela
spherical, bulat
square, bujur sangkar
stabile, mantap
stainless, nirmala
standard, bakuan ; standar
standardization ; pembakuan ; penstandaran
stilllife, alam benda
stretch(v.), membidangkan ; membentangkan
stretcher, pembidang
strong (color), tedas
structure, bangun ; racana ; komposisi
style, gaya
styling, penggayaan
subject, subjek ; perkara ; perihal
subject matter, waktra
subordinate(v.), membawahkan
symbol, lambang
symmetry, kesetangkupan
symmetrical, setangkup
synthetic, tiruan ; sintetik
suburb, sembiran
surface, permukaan

T
taste, selera
technique ; technic, teknik
tertiarycolor, warna tritia
tetragon, caturkona
text, nas ; teks
texture, barik
thumbnail (layout), atak ajun
tone ; tonality, nada
tool, perkakas
torso, togok
trace(v.), merunut
tracery, kerrawang ; terawang
tracingpaper, kertas runut
translucent, teluseri
transparent, bening
typography, tata huruf ; tipografi

U
unity, kepaduan ; kesatuan ; paduan

V
vault, sungkup
visualform, bentuk rupa
vivid (color), lantang

W
weight, bobot
welding, las
woodcut, cukil kayu
woodengraving, torch kayu

 

Istilah lain :

Aesteties : bersifat indah, karya seni yang indah, nilai-nilai keindahan.
Aliran : ciri ekspresi personal yang khas dari seniman dalam menyajikan karyanya – isi karya (makna).
Alur : rangkaian peristiwa yang direka dan dijalin dengan seksama dan menggerakkan jalan cerita melalui kerumitan cerita kearah klimaks dan penyelesaian.
Antagonis : tokoh pertentangan, lawan tokoh protagonist.
Anti Tips Casting : pemilihan pemain berlawanan dengan sifat asli pemain.
Art Seni : kepandaian, sesuatu yang indah, kagunan, anggitan.
Atmos : suasana perasaan yang bersifat imajinatif dalam naskah drama yang diciptakan pengarangnya. Atau suasana berkarakter yang tercipta dalam pergelaran drama.
Babak : bagian besar dari suatu drama atau lakon (terdiri atas beberapa adegan).
Balance : keseimbangan unsur rupa.
Basics design : dasar-dasar desain, nirmana.
Basics visual : dasar-dasar rupa, rupa dasar.
Blocking : teknik pengaturan langkah-langkah para pemain di panggung dalam membawakan sebuah cerita drama.
Caarakan : cara-cara petikan kacapi.
Casting : cara pemilihan pemain untuk memerankan suatu tokoh.
Casting by ability : pemilihan pemain berdasarkan kecerdasan, kepandaian dan keterampilan calon pemain.
Casting by type : pemilihan pemain atas kesesuaian tokoh dengan calon pemain baik fisik maupun tingkah lakunya.
Casting motional Temperament : pemilihan pemain berdasarkan kondisi emosi dan perasaan calon pemain.
Close value : value yang berdekatan/bersamaan dan kelihatan lembut dan terang.
Colour : warna, color
Colour image : skema warna
Complementer : 2 warna yang berlawanan dalam lingkaran warna
Composition : komposisi unsur rupa
Contrast : tingkat kecerlangan, cerlang.
Craft : kerajinan, keterampilan, seni kriya.
Creativity : bersifat kreatif, dunia kreatif
Cultural identity : jatidiri budaya, identitas budaya
Design : rancangan, karya rancangan, penggambaran, gagas rancangan, pemecahan rupa, susunan rupa, tata rupa, konsep rupa, bahas rupa.
Design principles : asas-asas desain.
Diatonis : susunan nada yang mempunyai jarak 1 dan ½
Ekplorasi : latihan-latihan pencarian untuk kebutuhan karya seni.
Eksposisi : bagian awal sebuah lakon atau karya sastra yang berisi keterangan tentang tokoh dan latar pemaparanpengenalan.
Ekspresionisme : aliran seni yang menampilkan kondisi kedalaman hati/perasaan.
Empati : keterlibatan kedalam bentuk atau larut dalam perasaan tokoh.
Expression : mimik, emosi wajah.
Gaya : ciri bentuk luar yang melekat pada wujud karya seni.
Genre kesenian : jenis / bentuk / fungsi seni sebuah pertunjukan dilakukan.
Gestikuised : bagian aktor memanfaatkan gerak/isyarat tangan untuk menegaskan apa yang dibicarakan.
Improvisasi gerak : imajinasi spontanitas gerak.
Industrial design : disain produk industri, disain produk, disain industri.
Intensity chroma : kualitas cerah atau suramnya warna.
Karakter : sifat-sifat kejiwaan ahlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain, tabiat, watak.
Komedi : lakon gembira, atau suka cita.
Konflik : berselisih, pertentangan, ketegangan dalam cerita atau lakon (dua kekuatan atau dua tokoh).
Konsentrasi : pemusatan pikiran.
Konvensional : aliran atau gaya penampilan yang biasa-biasa saja sesuai dengan kebiasaan yang berlaku.
Lancaran : bentuk lagu yang menentukan letak dan pola tabuhan semua instrumen dalam gamelan Jawa.
Laku Dramatik : penggayaan kegiatan atau prilaku sehari-hari sehingga menampilkan sesuatu yang lebih bermakna.
Line : garis
Low value : nilai yang berada dibawahnya.
Musik Internal : musik yang berasal dari tubuh penari itu sendiri (seperti tepuk tangan, teriakan, hentakan kaki, petikan jari, dsb).
Musik Eksternal : musik pengiring tari yang berasal dari luar penari (seperti seperangkat gamelan, orkestra/bunyi-bunyian yang dimainkan orang lain).
Ostinato : pengulangan pola musik yang sama pada suara bas (iringan).
Panggung Proscenium : panggung di gedung pertunjukan yang hanya dapat dinikmati dari satu arah pandang yaitu dari depan.
Pentatonis : susunan nada yang mempunyai 5 nada, susunan nada yang berlaras : Pelog terdengar seperti nada do-mi-fa-sol-si-do. Slendro terdengan seperti nada re-mi-so-la-do-re.
Pesta Rakyat : kegiatan-kegiatan adat budaya selalu dikaitkan dengan kejadian penting misalnya : kelahiran, perkawinan dan kematian dalam suatu masyarakat tertentu dengan bentuk-bentuk kegiatan seni.
Point of view : titik fokus.
Proportion : proporsi, kepatutan bentuk, idealisasi rupa.
Ricikan : penggolongan instrumen berdasarkan bentuk dan fungsi dalam komposisinya.
Rubato : perubahan variasi ritme irama dan dinamik sebagai ungkapan ekspresi pemain (dimainkan sekehendak pemain)
Seni : kegiatan sadar manusia dengan perantaraan/medium tertentu untuk menyampaikan perasaan kepada orang lain.
Skenario : Adalah susunan garis-garis besar lakon drama yang akan diperagakan para pemain.
Shade : value warna yang lebih gelap dari warna normal.
Shape : bangun atau bentuk plastis (form)
Stilasi : menyederhanakan gerak dengan meniru gerak alami (seperti gerak bermain, gerak bekerja, dan lain-lain).
Tarawangsa : istilah satu set perangkat gamelan sunda.
Tari teatrikal : tari yang dikemas untuk pertunjukan yang memiliki nilai artisitik yang tinggi.
Texture : barik, kondisi permukaan suatu benda atau bahan.
Three dimensional design : bentuk tiga dimensi, nirmana tiga dimensi.
Tint : value warna yang lebih terang dari warna normal.
Traditional art : Seni tradisi.
Two dimensional design : bentuk dua dimensi, nirmana dua dimensi, datar.
Unity : kesatuan rupa.
Velue : nilai, bobot.
Visual art : seni rupa
Visual culture : budaya rupa, dunia kesenirupaan.
Visual principles : prinsip-prinsip rupa.
Vituosned : kemahiran luar biasa dalam menguasai teknik memainkan, membawakan peran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s